Az-Zubair bin Al-‘Awwam
Az-Zubair bin Al-‘Awwam adalah putra bibi Muhammad, salah satu sahabat nabi dan termasuk as-Sabiqun al-Awwalun, yaitu salah seorang dari 10 orang yang pertama masuk Islam.
Lahir: 594 M, Mekkah, Arab Saudi
Meninggal: 4 Desember 656 M, Basra, Irak
Pasangan: Zainab bin Marthad, Asma' binti Abu Bakar, LAINNYA
Anak: Abdullah bin Zubair, Urwah bin az-Zubair, LAINNYA
Cucu: Hisham ibn Urwah, Amer ibn Abd Allah ibn al-Zubayr, LAINNYA
Orang Tua: Saffiyah binti Abdul-Muththalib, Awwam ibn Khuwaylid
Az-Zubair bin Al-‘Awwam adalah seorang putra bibi Muhammad yakni Shafiyah binti Abdul Muthalib, salah satu sahabat nabi dan termasuk as-Sabiqun al-Awwalun, yaitu salah seorang dari 10 orang yang pertama masuk Islam. Zubair memiliki kisah yang sangat luar biasa, awal masuk islam saja isempat di siksa oleh pamannya dengan cara di masukkan kedalam karung tikar dan di bakar.
Sejarah Singkat Zubair bin Awwam
Zubair bin Awwam adalah salah seorang sahabat yang mulia. Ia termasuk 10 orang yang dijamin masuk surga walaupun ia belum meninggal dunia. Ia salah seorang dari enam ahli syura, yang memusyawarahkan pengganti khalifah Umar bin Khattab, ini merupakan pengakuan terhadap keilmuan dan kematangannya.
Zubair merupakan keponakan dari ibunda Khadijah radhiallahu ‘anha, karena ayahnya adalah saudara laki-laki ibunda Rasulullah SAW. Ibunya bernama Shafiyyah binti Abdul Muthalib. Nasab laki-laki Quraisy ini adalah sebagai berikut: Zubair bin Awwam bin Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushay bin Kilab al-Qurasyi al-Asadi. Kun-yahnya adalah Abu Abdullah, Hawari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Zubair masuk Islam di Mekah saat berusia 15 tahun melalui perantara Abu Bakar ash-Shiddiq radhiallahu ‘anhu. Keislamannya membuat marah keluarganya dan orang-orang kafir Quraisy. Pamannya marah besar dan menggulung badannya dengan tikar, lalu dipanaskan dengan api agar ia kembali ke agama asalnya. Namun Zubair tetap pada pendiriannya dan mengatakan “Aku tidak akan kembali kepada kekufuran selama-lamanya”.
Zubair turut serta dalam dua kali hijrah, hijrah ke Habasyah yang kemudian beliau menikah dengan putri Abu Bakar, Asma binti Abu Bakar radhiallahu ‘anha, kemudian ke Madinah dan disana ia mendapat putra pertama yang diberi nama Abdullah dan putra kedua Mush’ab radhiallahu ‘anhuma.
Wafatnya Zubair
Zubair bin Awwam radhiallahu ‘anhu wafat pada bulan Rabiul Awal tahun 36 H. Saat itu beliau berusia 66 atau 67 tahun. Ia dibunuh oleh seorang yang bernama Amr bin Jurmuz. Kabar wafatnya Zubair membawa duka yang mendalam bagi amirul mukminin Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu, ia mengatakan, “Nerakalah bagi pembunuh putra Shafiyyah ini.” Saat pedang Zubair dibawakan ke hadapannya, Ali pun menciumi pedang tersebut sambil berurai air mata, lalu berucap “Demi Allah, pedang yang membuat pemilikinya mulia (dengan berjihad) dan dekat dengan Rasulullah (sebagai hawari pen.).
0 Comments